"bacalah dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakanmu...

pemandangan ini, juga pemandangan Rasulku berbelas abad silam

aku merenung dan menduga, seperti apa Rasulku tatkala menerima wahyu dari Allah di tempat ini

di kegelapan malam hanya bertemankan harapan, dia menghendaki kebaikan pada kaumnya, pada langit dia menengadah dan berdoa pada Tuhannya

"bacalah"

"bacalah"

"bacalah dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakanmu, Tuhan yang telah menciptakan manusia dari segumpal darah, bacalah dan Tuhanmu lagi MahaAgung, yang mengajarkan dengan perantaraan pena, Dia ajarkan manusia perkara yang tak diketahuinya.."

Allahumma shalli wa sallim 'ala habibina Muhammad

dengannya dunia berubah,
dengan bacaan Al-Qur'an itu manusia tergerak,
dengan bacaan itu peradaban Islam tegak,
darah kebaikan semua tersentak
dan gemuruh jiwa perubahan menggelegak,
kekufuran tergeletak oleh kebenaran nan semerbak,
patung-patung sesembahan terserak,
dan tauhid mencapai puncak

duhai, Rasulullah, kini kami hanya bisa merenungi dan menyadari, kelemahan kami mengemban risalahmu yang agung, akan dakwah kami yang masih penuh lalai, jiwa yang tak pernah jauh dari lunglai, walau kami berharap lisan kami masih bernilai

duhai, Rasulullah, apakah engkau mau mengakui kami nanti? ataukah kami hanya jadi aib ummatmu? ataukah kami bahkan tak layak mengaku jadi ummatmu?

di jabal nur engkau beroleh wahyu, sedangkan kami tunduk tersipu, kami malu mengaku jadi ummatmu

duhai Muhammad Rasulullah, maafkan kami..

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to ""bacalah dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakanmu..."

Poskan Komentar